Tampilkan postingan dengan label SEO. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SEO. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 16 April 2016

Cara Mendaftarkan Website Ke Google Webmaster Tools

Google webmaster tools adalah alat yang dapat digunakan oleh para pemilik web atau blog (webmaster) untuk mengamati perkembangan dan kesehatan web atau blog yang dimilikinya, seperti untuk mengecek broken link, crawl errors dan lain-lain.

Sebenarnya anda tidak harus mendaftarkan website anda ke google webmaster, karena website atau blog anda tidak akan diacuhkan sama sekali oleh pihak google hanya gara-gara tidak mendaftar di google webmaster tools, bahkan bisa saja website yang tidak didaftarkan di google webmaster mendapatkan posisi yang bagus di halaman pencarian google. Meskipun demikian, bagaimana anda akan tahu keadaan atau status situs anda dimata google jika anda sendiri tidak pernah mendaftarkannya di google webmaster tools?.

Guru blog saya selalu bilang bahwa google itu mempunyai semacam robot yang bertugas untuk merayapi website atau blog yang bertebaran di internet dan kemudian menyimpannya ke server google. Nah, dengan google webmaster ini anda bisa memberikan peta situs website anda kepada google, mana yang boleh dirayapi dan mana yang tidak boleh, kemudian jika terdapat broken link dan lain-lain, google akan melaporkannya untuk anda.

Sebagai mesin pencarian yang terbesar saat ini, tentu saja google ingin menampilkan hasil pencarian yang akurat dan bermanfaat untuk penggunanya. Oleh karenanya google sangat membenci broken link dan disinilah tugas yang harus anda kerjakan yaitu memeperbaikinya atau situs anda akan dilempar jauh-jauh dari hasil pencarian google.

Syarat utama untuk mendaftarkan situs ke google webmaster tool adalah anda harus mempunyai akun google, saya rasa ini bukan merupakan syarat yang berat untuk anda lakukan dan saya rasa hampir setiap orang sudah mempunyai akun google masing-masing. Selain syarat ini, tentu saja anda harus sudah mempunyai website / blog yang akan anda daftarkan. Akan tidak lucu ceritanya jika saat anda ingin daftar google webmaster tapi anda baru akan mulai membuat blog atau websitenya pada saat itu juga.

Jika kedua syarat diatas telah anda penuhi, maka selanjutnya anda tinggal ikuti panduan cara mendaftarkan website ke google webmaster tool berikut ini :
  • Silahkan masuk ke halaman google webmaster disini. Jika ada permintaan konfirmasi password akun google anda silahkan masukan saja dan login.
  • Di halaman utama google webmaster, silahkan anda pilih tambahkan situs yang ada di sebelah kanan atas (saya menggunakan versi bahasa indonesia, silahkan sesuaikan jika anda menggunakan versi bahasa inggris atau yang lainnya). Jika anda baru menggunakan google webmaster, biasanya anda langsung disuruh memasukan url website anda, seperti berikut :
    submit url webmaster, google add url submission,  google webmaster submit url
  • Setelah anda menambahkan situs anda, pihak google meminta anda untuk melakukan verifikasi, nah ditahap inilah biasanya beberapa pemilik blog atau website bingung, terutama yang baru menggunakan webmaster tools. Tapi anda tidak perlu khawatir, karena ini sangat mudah sekali dilakukan. Google memberikan pilihan metode verifikasi, yaitu yang disarankan dan metode alternatif. Anda dapat memilih diantara kedua metode tersebut.
    • Metode yang disarankan, disini sudah diberikan petunjuk yang harus anda lakukan dengan jelas. Anda harus download file verifikasi terlebih dahulu, kemudian menguploadnya ke website anda (Untuk upload anda bisa menggunakan ftp client seperti filezilla dan sebagainya, lihat panduan menggunakan filezilla disini). Setelah di upload, anda harus membuka halaman yang diminta google dan klik verifikasi.
    • Metode alternatif, disini anda ditawarkan banyak sekali pilihan, anda bisa menentukan yang mana yang kira-kira mudah anda lakukan.
      • Tag HTML
        Silahkan sisipkan meta tag yang diberikan tepat setelah diantara <head> dan </head>. Jika anda menggunakan cms wordpress dan memakai plugin wordpress seo by yoast silahkan anda masukan contentnya saja dari tag tersebut. Seperti contoh tag : <meta name=”google-site-verification” content=”KhCg2Uuh2MRZz1p-ftft2aIUoBh0FG-rrrLO3njNGi0″ />. Silahkan anda masukan kode KhCg2Uuh2MRZz1p-ftft2aIUoBh0FG-rrrLO3njNGi0 saja di plugin wordpress seo by yoast anda.
        webmaster seo by yoast
      • Penyedia Nama Domain
        Disana akan banyak pilihan penyedia domain yang terkenal, ada namecheap, godaddy dan lain-lain. Petunjuk disini berbeda-beda tergantung dimana anda mendaftarkan nama domain tersebut.
      • Google Analytics
        Jika anda sudah mendaftar di google analytics, anda bisa melakukan verifikasi dengan metode ini. Jika belum anda bisa daftar dulu atau gunakan saja metode lain yang lebih mudah.
      • Google Pengelola Tag
        Pastikan anda mempunyai akun google tag manager. Jika belum, anda bisa sign up terlebih dahulu disini dan ikutilah petunjuk verifikasi yang diberikan oleh google.
  • Setelah melakukan verifikasi, maka anda tinggal menggunakan google webmaster tools ini sesuai dengan kebutuhan anda, anda dapat mengatur sitemap, melihat perkembangan website anda dari hari kehari, mengecek adanya broken link dan lain-lain. Silahkan anda manfaatkan fitur-fitur yang tersedia untuk memonitor dan memaksimalkan kinerja website anda.

Jumat, 15 April 2016

Pengaruh Tag Heading Terhadap SEO

Beberapa kali saya mendapatkan pertanyaan tentang tag Heading terutama mengenai tag H1, Apa itu tag heading (H1, H2, H3, H4, H5, H6) dan apa pengaruhnya untuk SEO?, apakah tag tersebut memang sangat berpengaruh terhadap ferforma artikel postingan blog di mata mesin pencari?, memang untuk blog yang membahas tentang seo terutama optimasi seo onpage biasanya  selalu menyangkut pautkan keberadaan tag heading ini terutama dalam struktur halaman blog atau situs, karena banyak yang menganggap bahwa keberadaan tag-tag tersebut jika digunakan dengan benar dianggap bisa meningkatkan optimasi seo onpage blog yang bersangkutan, sehingga halaman blog akan lebih ramah di mata mesin pencari dan akan membuat situs atau blog yang bersangkutan mudah untuk ditemukan oleh mesin pencari, benar dan tidaknya bisa diperoleh dari  referensi para master seo yang yang sangat berpengalaman dalam bereksperimen dan menganalisa permasalahan ini.

Untuk sebagian blogger barangkali istilah tersebut sedikit asing ditelinga mereka bahkan mungkin saja baru pertama kali mendengar istilah tag heading dan istilah-istilah serupa lainnya, perlu diketahui jika kita berbicara mengenai tag heading (H1,H2,H3,H4,H5,H6) berati istilah tersebut adalah istilah dunia bahasa pemrograman web yang erat kaitannya dengan script web HTML, yang merupakan  salah satu script standar yang menyusun sebuah halaman situs.

Apa itu Tag HTML ?
Sebelum kita bahas secara spesific mengenai apa itu heading, alangkah baiknya saya ulas sedikit mengenai apa itu tag,  memang banyak sekali yang menggunakan istilah tag, namun sekali lagi ingat bahwa tag disini adalah tag yang ada sangkut pautnya dengan struktur script HTML.

Tag adalah instruksi bahasa pemrograman standar berupa tanda-tanda khusus atau kode-kode spesial yang dibuat dengan aturan tertentu yang berfungsi untuk menyusun script bahasa pemrograman HTML  yang dapat dimengerti dan diterjemahkan oleh browser (google croome, mozila firefox, safari dll) menjadi tampilan yang sesuai dengan fungsinya masing-masing.

Penulisan tag biasanya diawali dengan tag pembuka berupa tanda kurung siku "<nama_tag>" dan diakhiri dengan tag penutup berupa tanda "</nama_tag>.

Format penulisan tag kurang lebih seperti contoh berikut ini:
<nama_tag atribut1 atribut2 atribut3 ...> ......isi.....</nama_tag>
.Sebagai contoh:
<H1> ini contoh tulisan dengan tag H1</H1>
Jika perintah diatas dibaca oleh browser, maka akan diterjemahkan menjadi tampilan tulisan "Ini contoh tulisan dengan tag H1" dengan ukuran yang besar dan tebal seukuran tag H1.

Nama tag bermacan-macam sesuai dengan fungsinya masing masing salah satunya adalah 6 buah tag heading (H1,H2,H3,H4,H5,H6), dan  Tag pada umunya memiliki atribut yang bisa diatur sedemikian rupa sehingga sesuai dengan yang anda perlukan.

Lantas Apa itu Heading?
Heading atau bisa juga disebut tag heading atau heading tag  adalah salah satu nama tag yang merupakan bagian kecil dari perintah kode html untuk menghasilan bentuk tulisan lebih besar dari tulisan normalnya, heading terdiri dari H1 sampai H6,  jika didalam struktur kode HTML halaman situs atau blog terdapat tag heading, maka secara normal browser akan menterjemahkan tag tersebut menjadi tulisan lebih besar tebal dari tulisan normal.
perintah untuk membuat heading didalam bahasa pemrograman HTML biasanya menggunakan perintah <H1> sampai dengan <H6> ,tag H1 akan menghasilkan tampilan tulisan dengan ukuran paling besar diikut H2, H3,H4, H5, dan H6 akan menghasilkan tulisan dengan ukuran paling kecil untuk kategori heading, namun ukurannya masih diatas ukuran tulisan normal.

contoh pembuatan heading H1:
<h1> ini tulisan dengan heading H1 </h1>

perintah diatas akan menghasilkan tulisan "Ini tulisan dengan heading H1" dengan ukuran besar dan tebal. begitu juga untuk H2, H3, H4, perintahnya seperti itu namun namun kode didalam tanda siku diganti dengan heading yang ingin digunakan.

Apa Fungsi Penggunaan Heading di Dalam Artikel?
Tag heading biasanya digunakan untuk membuat tulisan dengan ukuran lebih besar secara mudah, tag heading tersebut sering  digunakan untuk membuat judul tulisan dan juga-sub-sub judul yang disajikan didalam sebuah halaman artikel pos, sehingga tulisan tersebut kelihatan berbeda dengan ukuran lebih besar dari tulisan normalnya dan penyajian artikel akan lebih kelihatan terstruktur, dengan demikian halaman situs atau penyajian artikel akan mudah unutk dinavigasi oleh pengunjung atau pembaca.

Ketika pembaca menginginkan point-point tertentu didalam artikel yang disajikan, maka mereka akan mencoba menelusuri dengan cara membaca sub-sub judul tulisan yang disajikan didalam artikel tersebut untuk menemukan point penting untuk dibaca.

Penggunaan tag heading yang tepat akan membuat artikel lebih ramah di mata pembaca, oleh karena itu ketika anda membuat artikel, terutama untuk artikel yang sangat panjang, anda disarankan untuk memecah artikel tersebut kedalam beberapa sub-sub bagian dengan menggunakan judul dan sub-sub judul menggunakan tag heading (h1,h2,h3,h4,h5 dan h6).

Pengaruh Tag Heading H1,H2,H3,H4,H5,H6 dalam SEO?
Beberapa artikel seo yang pernah saya baca terutama berkaitan dengan optimasi seo onpage, penggunaan tag heading terutama tag H1 didalam artikel postingan akan membuat artikel lebih seo friendly, sehingga bisa membuat artikel tersebut mudah untuk ditemukan, statement tersebut diperoleh dari hasil eksperimen para peneliti seo yang membandingkan penggunaan tag h1 sebanyak satu saja dalam halaman dengan penggunaan tag h1 lebih dari satu dalam halaman artikel, dari eksperimen tersebut mereka mendapatkan kesimpulan bahwa penggunaan tag H1 lebih dari satu dalam satu halaman artikel potingan, ternyata bisa menurunkan rangking halaman situs di hasil pencarian. 

Pendapat Google mengenai Penggunaan Tag H1?
terlepas dari benar dan salah, tentang kesimpulan penggunaan tag h1 harus satu dalam setiap artikel, pihak google melalui salah satu juru bicaranya Mat cutts menyebutkan bahwa penggunaan tag H1 lebih dari satu didalam artikel masih diperbolehkan selama tidak digunakan untuk spam atau dengan kata lain menggunakan judul dan sub-sub judul dengan tag(h1 semua).

pernyataan google tersebut menunjukan bahwa penggunaan tag h1 didalam artikel boleh lebih dari satu selama tidak dijadikan ajang spam. dan memang banyak blog-blog terkenal yang tidak terlalu fokus terhadap penggunaan tag h1 dalam artikel, tetapi masih bisa populer. jika google membolehkan penggunaan tag h1 lebih dari satu, lain halnya dengan mesin pencari Bing yang lebih menyarankan jumlah penggunaan tag H1 harus satu saja dalam setiap halaman.

Optimasi tag Heading agar lebih SEO?Dari beberapa pernyataan diatas, anda bisa mengambil keputusan untuk menggunakan tag H1, apakah hanya satu saja atau lebih dari satu. namun untuk saya pribadi jika harus memilih, maka saya akan menggunakan tag H1 sebanyak satu saja dalam artikel.

Jika anda memilih menggunakan Heading dalam artikel agar lebih seo:
1. Gunakan tag H1 hanya satu saja didalam artikel.
2. Tag H1 sebaiknya digunakan untuk judul artikel
3. Tag H1 sebaiknya mengandung kata kunci yang anda incar, yang bisa mewakili isi artikel secara   keseluruhan.
4. Anda bisa menggunakan tag H2 -H6 lebih dari satu dalam artikel sesuai dengan yang anda inginkan.
5. Sangat disarankan didalam artikel panjang yang anda buat pecah menjadi sub-sub judul yang anda sajikan menggunakan tag heading. sehingga artikel anda lebih mudah untuk dinavigasi.

Demikian artikel sederhana tentang Apa itu tag heading H1, H2, H3, H4, H5, H6 ? dan fungsinya untuk SEO?, semoga bermanfaat.

Cara Mengisi Meta Tag SEO di template Blog dengan 3 langkah mudah

DNAkecil-Kali ini admin dnakecil akan membagikan dan memberikan tips tentang bagaimana cara mengatasi keluarnya xxxxx pada deskripsi artikel dan author xxxxx yang di share ke media social,berdasarkan pengalaman pribadi admin setelah gooling sana dan sini,maka penyebab utama keluarnya xxxxx tersebut adalah karena tidak terisinya meta tag di template blog,oleh karena itu berikut cara mengisi meta tag di blog dan sekaligus mengatasi deskripsi artikel xxxxxNah,meta tag itu sendiri adalah sesuatu bahasa program yang intinya adalah untuk memberikan informasi tentang data blog anda,meta tag ini juga membatu mesin pencari untuk menemukan data yang akurat dan informatif.
Langkah-Langkah untuk mengisi meta tag :
1.Buka Template dan cari kata <head>
2.Lalu akan muncul seperti gambar di bawah ini
3.nah,lihatlah ada berapa banyak xxxxx yang keluar,itulah yang harus anda isi sesuai dengan yang dibutuhkan.
<meta content='xxxxx' property='og:description'/> ganti dan isilah tulisan xxxxx dengan deskripsi blog Anda.
<meta content='xxxxx' name='keywords'/></b:if> isi dengan keyword blog Anda.
<link href='https://plus.google.com/xxxxx/posts' rel='publisher'/>
<link href='https://plus.google.com/xxxxx/about' rel='author'/>
<link href='https://plus.google.com/xxxxx' rel='me'/>
isilah ketiga hal diatas dengan akun google plus anda saat ini.
<meta content='xxxxx' name='google-site-verification'/> gantilah dengan kode konfirmasi blog dari google webmaster
<meta content='xxxxx' name='msvalidate.01'/> isilah dengan kode konfirmasi blog dari bing webmaster
<meta content='xxxxx' name='alexaVerifyID'/> isilah dengan kode konfirmasi alexa rank blog anda
<meta content='xxxxx' name='Author'/> isilah dengan nama anda
<meta content='xxxxx' property='fb:app_id'/> (isilah dengan id aplikasi fb anda
<meta content='xxxxx' property='fb:admins'/> isikan dengan id FB Anda
<meta content='xxxxx' name='twitter:site'/> (isikan dengan nama blog Anda)
<meta content='xxxxx' name='twitter:creator'/> isikan dengan nama twitter andasekian dulu tutorial mengubah deskripsi artikel xxxxx dan cara mengisi meta tag,bila masih kurang jelas dapat anda tanyakan di kolom komentar yang tersedia di bawah

Cara Submit Sitemap di Google Webmaster Tool

Cara Submit sitemap atau peta situs di google webmaster tool - Sitemap atau peta situs adalah sebuah file dalam format xml yang menjelaskan mengenai struktur url dalam sebuah blog yang kita miliki, sitemap dibuat berdasarkan aturan standar menggunakan aturan penulisan xml, namun untuk blog atau situs dengan Platform blogspot kita tidak perlu bersusah payah membuat sitemap secara manual, karena blogspot sudah menggenerate dan mengupdate sitemap secara otomatis setiap kali kita selesai menerbitkan artikel. untuk blog berflatform blogspot anda bisa melihat sitemap blog anda, dengan mengakses http://bloganda.blogspot.com/sitemap.xml..

Untuk mengawali Optimasi SEO Onpage maupun Offpage,sitemap atau peta situs blog harus kita submit  secara manual ke mesin pencari, hendaknya ketika blog pertama kali dibuat dan artikel pertama anda terbitkan yang harus anda lakukan pertama kali adalah mendaftarkan blog mesin pencari terutama mendaftarkan blog ke google webmaster tool dan ke bing webmaster tool kemudian mensubmit sitemap blog ke mesin pencari dengan menggunakan fasilitas yang terdapat pada tool tersebut, tujuannya adalah agar mesin pencari dapat lebih cepat mengenali dan  mengetahui apa saja yang harus mereka crawl atau telusuri dalam situs atau blog kita, dengan demikian isi blog akan mudah untuk diindex oleh mesin pencari, semakin cepat terindex maka peluang artikel blog atau situs muncul di hasil pencarian mesin pencari (SERP) akan semakin cepat, dan semakin banyak yang diindek maka artikel dari blog yang bersangkutan akan sangat mudah sekali ditemukan oleh mesin pencari.

A. Cara Submit Sitemap / peta situs di google webmaster tool (GWT)

Google webmaster tool adalah sebuah tool berbasis web milik google untuk webmaster yang berfungsi untuk memonitor interaksi robot mesin pencari terhadap blog atau situs yang anda miliki, sitemap sangat perlu sekali disubmit ke google, dikarenakan google adalah mesin pencari terbesar didunia, untuk menggunakan tool ini, situs atau blog harus didaftarkan terlebih dahulu ke GWT, kemudian kita submit sitemap blog atau situs yang kita miliki didalamnya, berikut langkah-langkah submit sitemap blog ke google webmaster tool:

a. Masuk ke situs webmaster.google.com

b. Jika blog anda belum didaftarkan, silahkan anda daftarkan terlebih dahulu blog anda ke google webmaster tool tersebut, sebagai panduan anda bisa baca artikel sebelumnya tentang cara mendaftarkan google webmaster tool

b. Setelah anda berhasil daftar, pada halaman utama akun google webmaster tool anda, silahkan klik nama blog yang anda daftarkan.

c. Pada tampilan berikutnya, pada bilah menu sisi kiri, silahkan anda pilih menu Crawl > Sitemap
Cara mendaftarkan blog ke google webmaster tool
d. Kemudian silahkan lihat ke pojok kanan atas, cari dan klik tombol Add/Test Sitemap
e. Kemudian Tekan submit, dan refresh browser yang anda gunakan
Sampai tahap diatas berarti anda telah sukses melakukan submit sitemap di google webmaster tool. dengan mendaftarkan blog anda kemudian mensubmit sitemap blog anda di google webmaster tool, kini blog anda berpeluang muncul di mesin pencari.

Demikian artikel sederhana tentang  Cara Submit sitemap atau peta situs google webmaster tool, semoga bermanfaat.




Kamis, 14 April 2016

Menggunakan Bing Webmaster Untuk Naikan Trafik Blog

Search Engine di internet bukan hanya Google, ada Yahoo dan Bing yang sama-sama berada dibawah naungan Microsoft. Kedua Search Engine ini juga memiliki peminat yang besar, jika Google berada diperingat pertama maka Yahoo dan Bing di dua dan tiga sebagai raksasa mesin pencari.

Olehnya itu, sebagai pengguna blog atau website, kita juga disarankan menggunakan Bing dan Yahoo sebagai sumber lalu lintas trafik.

Apa Itu Bing?

Sebelum lebih jauh membahas cara mengoptimalkan Bing sebagai sumber trafik, kita jelaskan dulu tentang apa itu Bing?.

Bing adalah bentuk renkarnasi dari Live Search, Windows Live Search dan atau MSN Search yang dimiliki Microsoft. Bing merupakan situs mesin pencari web yang diiklankan sebagai "mesin pengambil keputusan/decision engine". Keakuratan Bing dalam mengekstrak keyword telah banyak disanjung penggiat teknologi.

Walau punya keutamaan yang tinggi, Search Engine yang pertama kali diluncurkan 2009 ini belum mampu menyaingi kepopuleran Google. Namun begitu, peminatnya dari waktu ke waktu terus meningkat, bahkan telah menyalip Yahoo yang juga dibawah naungan Microsoft. Kini pengguna lebih sering menyandingkan Google dengan Bing, dibanding Yahoo.

Menggunakan Bing Webmaster Untuk Naikan Trafik Blog  

Sebagai mesin pencari, Bing sama halnya dengan Google, juga memiliki Webmaster Tools. Untuk menggunakannya pun kita harus pula memiliki akun. Langkah pertama untuk mengoptimalkan webmaster tools dari Bing adalah memiliki akun.

  • Membuat Akun Microsoft

Akun yang dimaksud tentu saja email. Jika Google punya Gmail, maka Bing punya Outlook. Namun akun di Bing posisinya sama atau sering juga disebut akun Microsoft. Berikut cara membuatnya :

    • Untuk memiliki email outlook.com, kunjungi situsnya outlook.com atau kunjungi bing.com dan klik dibagian atas.Sign Up Now dibagian bawah. 


    • Isi semua data yang diperlukan, hingga selesai. 


  • Submit Sitemap Blog ke Bing Webmaster Tools

Jika telah memiliki akun outlook, selanjutnya mengoptimalkan Bing sebagai mesin pencari untuk meningkatkan trafik ke blog kita. Caranya yakni dengan Mengsubmit Sitemap Blog ke Bing Webmaster Tools. Cara ini sebenarnya hampir sama dengan Cara Submit Banyak Sitemap Sekaligus ke Google Webmaster Tools.

Untuk Submit Sitemap Blog ke Bing Webmaster Tools, berikut cara-caranya :

    • Kunjungi Bing Webmaster Tools, klik disini
    • Login dengan menggunakan akun yang telah kita buat sebelumnya. 
    • Pada tampilan selanjutnya, klik Add a Site dan masukkan URL blog Anda dan sitemapnya. Pada kolom add a sitemap, tambahkan sitemap.xml diakhir URL blog Anda, lalu klik Add. 
 
    • Akan muncul halaman verifikasi. Bing memberikan tiga opsi, pilih yang kedua. Copy meta tag yang diberikan kedalam blog Anda, taruh pas dibawah kode <head>. Jika selesai, kembali lagi ke dashboard Bing dan klik Verify dibagian bawah. 
    • Kini sitemap Anda telah terdaftar ke Bing, namun masih membutuhkan waktu agar semuanya bisa di crawl. Jika Google membutuhkan waktu kurang lebih enam jam, Bing waktunya jauh lebih singkat, untuk artikel dibawah 500 hanya membutuhkan waktu kurang lebih satu jam. Silahkan mencoba

Kini Anda sisa melakukan update blog dan sewaktu-waktu kembali lagi untuk mengecek hasil di Bing Webmaster Tools. Sama halnya dengan Google, jika punya artikel lebih dari 500, gunakan metode berbeda.

Cara Menggunakan Google Webmaster

Google Webmaster Tools – Apakah webmaster tools yang anda gunakan sudah di setting dengan benar? Setelah wara-wiri di berbagai grup dan forum, serta mendapatkan banyak pertanyaan di email mengenai cara setting tool ini maka muncul ide untuk membuat Panduan Lengkap Cara Menggunakan Google Webmaster Tools yang baik. Penjelasan selanjutnya mungkin akan sedikit panjang dan lebar bagi anda yang baru mengenal google webmaster, tapi bagi yang sudah paham mungkin anda bisa melewatkan beberapa point yang saya sebutkan dan hanya fokus pada beberapa isu-isu terbaru tentang perubahan algoritma google saat ini.

Saya tidak akan menjelaskan lagi tentang pengertian google webmaster, fungsi dan manfaat nya karena anda kesini bukan untuk mencari pengertian dan hanya akan membuang 10 menit waktu anda plus bandwidth yang anda gunakan.

Saya akan memulai urutan penjelasan tidak persis seperti urutan yang ada di google webmaster melainkan urutan yang menurut saya penting untuk dilakukan terlebih dahulu. Perlu saya sampaikan apabila bahasa yang saya pakai pada google webmaster tools berbeda dengan yang anda miliki, mohon lihat gambar untuk melihat penjelasan lebih rinci.

Apabila anda memakai bahasa lain tinggal anda sesuaikan saja dengan gambar yang saya berikan, oya mohon dengan sangat membaca panduan dasar search console ini terlebih dahulu sebelum mempraktekkannya supaya tidak bingung. Kalo masih bingung juga boleh langsung layangkan pertanyaan di kolom komentar ya.

1. Cara Daftar Blog di Google Webmaster Tools

Ketika pertama sekali masuk ke google webmaster tool, kita akan melihat tampilan layar seperti di bawah ini:



Perhatian sebelum mengisi nama web atau blog:
 
Domain TLD dengan Hosting Blogspot
Bagi yang memakai domain TLD dengan hosting blogspot wajib memakai www karena settingan redirect 301 dari blogspot mewajibkan pemakaian www.

Domain TLD Self Hosting
Bagi yang memakai domain TLD tapi memiliki hosting sendiri (self hosting), domain yang memakai www maka maka berikan nama www sebelum nama domain (misalnya www.waroong.net), dan domain tidak memakai www berikan nama tanpa www (misalnya waroong.net).

Subdomain Blogspot atau WordPress
Bagi yang memakai blogspot atau wordpress cukup memberikan nama blog nya tanpa www (misalnya stevefiles.blogspot.com).
OK, langsung saja klik “add”. Sekarang mari kita daftarkan blog atau website kita. Isikan nama blog anda tanpa url atau sesuai dengan petunjuk pengisian yang diberikan oleh google. Kita cukup memberikan nama domain. Setelah blog atau website kita daftarkan, langkah selanjutnya adalah verifikasi kepemilikan.


Dan hasilnya...
2. Cara Verifikasi Blog di Google Webmaster Tools
Langkah selanjutnya adalah melakukan verifikasi kepemilikan blog yang kita miliki dengan beberapa metode.

Kita bisa memilih metode yang direkomendasikan, biasanya metode rekomendasi itu untuk website dengan hosting pribadi sehingga kita kita bisa mengupload kode html-nya ke dalam root (folder_html). Namun untuk blogspot langsung saja memilih metode alternatif seperti yang terlihat pada gambar bullet no 2.

Metode Verifikasi Blog
Berikut akan saya jelaskan masing-masing metode verifikasi. Apakah anda harus melakukan semua metode yang ada? jawaban nya TIDAK. Anda boleh memilih satu satu metode yang menurut anda paling gampang untuk diterapkan. Tapi semakin banyak metode verifikasi yang anda lakukan maka kepemilikan domain anda semakin kuat.
Metode HTML Tag
Metode ini bisa untuk jenis domain apa saja. Kita hanya memasukkan kode HTML tag ke dalam tepat sesudah kode <head>. Bagi yang memakai plugins di wordpress misalnya plugin yoast, metode ini bisa kita abaikan karena kita telah melakukannya melalui plugin.


Tapi apabila anda ingin mengisi secara manual juga bisa. Edit template anda dan letakkan kode di header.php tepat setelah kode <head>.

Untuk blogspot langkah nya juga sama, buka template blogspot anda, klik template kemudian klik edit hmtl dan Klik di dalam template.
Untuk memudahkan pencarian kode, tekan control+f dan ketik kode <head>. Copy kode meta seperti dalam gambar dan letakkan /paste kode tersebut di halaman template tepat sesudah kode <head>.
dan tekan Control+F5. Apabila berhasil tulisan name=’google-site-verification’ akan berubah ke ujung script. Lihat hasilnya seperti ini:
Kemudian kembali ke google webmaster tools dan klik “verify”. 

Metode Upload File
Metode ini khusus untuk domain self hosting. File yang di berikan oleh google kita upload ke root domain kita. HARUS di dalam ROOT (/public_html) bukan di dalam FOLDER(/public_html/folder). Anda bisa memakai filezilla atau aplikasi lain untuk meng-upload file html ini. Setelah selesai meletakkan filetersebut di root kemudian klik tombol verify.
    Metode Domain Name Provider
    Metode ini khusus untuk domain TLD baik self hosting maupun bukan. Kita memasukkan kode file txt ke dalam domain management di hosting.
    Copy kode yang diberikan dan masuk ke halaman cpanel anda. Cari domain management atau advanced zone editor.
    Kemudian ikuti cara pengisian seperti dalam gambar.
    Beda hosting beda juga penampakan nya. Dibawah ini penampakan dihosting lain:
    Kemudian kembali ke google webmaster tools dan klik “verify”. Hasilnya seperti ini:
    Anda juga bisa melakukan verifikasi dengan CNAME, langkah nya sama seperti anda memasukkan kode TXT.
    Copy kode yang di berikan seperti langkah pada kode file txt, dan hasilnya seperti ini:

    Metode Google Analytic
    Metode ini bisa untuk jenis domain apa saja. Kita harus memasukkan kode javascript ke dalam template tepat sebelum kode </head>. Metode ini sekaligus mendaftarkan domain blog kita ke google analytic. Langkah-langkahnya sebagai berikut:
    Klik google analytic property di google webmaster tool. Apabila anda memiliki blog lain di
    dalam google webmaster tools maka jangan diklik dulu analytic web property karena akan
    terdaftar atas nama blog lain bukan blog yang kita maksud. Ikuti seperti pada gambar berikut:

    Anda akan menuju Google Analytic, kemudian klik “admin” untuk memulai pendaftaran domain anda dan klik “Create New Account”.

    Isi informasi yang dibutuhkan sesuai dengan domain anda. Jangan lupa untuk mencentang semua “data sharing setting”.

    Kemudian klik “Get Tracking ID” dan anda akan menuju kode tracking google analytic untuk domain tersebut. Andabisa melihat kode analytic khusus untuk domain tersebut beserta script yang harus di tambahkan ke dalam template
    Copy semua kode yang saya beri kotak merah dan edit html template anda. Taruh kode google analytic sebelum closing head </head>. Gambar di bawah adalah ilustrasi pengisian kode google analytic di blogspot. Untuk wordpress pada prinsip nya juga sama, letakkan pada file header.php. Lihat gambar untuk memudahkan pencarian 
    Klik “Save template” dan tekan Control+F5 dan lihat hasilnya apakah script masih sama atau malah berantakan. Kalo berantakan dan script berubah hasil nya seperti ini:
    Perbaiki kode nya dengan menambahkan kode “// <![CDATA[” dan “// ]]>” seperti dalam gambar:

    Kemudian cek kode tracking apakah sudah terinstal atau belum. Sebelum anda reload halaman browsing anda di tab google analytic, aktifkan “Data Processing Amendment” dan pastikan kotak diatas tulisan “learn how google analytic safeguard your data” tercentang. Kemudian Setujui perjanjian dengan google mengenai “Data processing” seperti yang terlihat pada gambar:

    Apabila Kode analytic.js berhasil di install abaikan cara dibawah ini. Tapi apabila Tracking ID belum terinstall juga maka bersihkan dulu cookies atau history broser anda. Login kembali ke akun google analytic dan lihat apakah sudah terinstall??
    Apabila masih belum juga, login ke blogspot anda dan ubah kode script google analytic anda di dalam template seperti dalam gambar di bawah. Simpan template anda, kemudian reload halaman google analytic dan lihat hasilnya
      
    Kode nya bisa anda download di bawah ini:Kode Google Analytic untuk blogspot
    Tampilan nya akan seperti ini apabila script yang anda pasang berhasil.
       
    Setelah berhasil memasang kode google analytic, kembali ke google webmaster tools dan klik roda gerigi di atas layar kanan kemudian klik kembali google analytic properties. Pilih nama Google analytic yang baru saja anda buat untuk domain baru anda tadi dan klik “save”.
       
    Kemudian kembali verifikasi domain anda dengan memilih Metode Google Analytic dan klik “verify”Kita akan membahas lebih mendalam setingan google analytic di artikel yang lain khusus untuk google analytic

    Metode Google Tag Manager Metode ini bisa untuk jenis domain apa saja. Kita harus memasukkan kode Google Tag ke dalam template tepat setelah kode <body>. Google tag manager ini juga bisa di sinkroninasi dengan google analytic untuk mengumpulkan informasi pengujung blog anda yang akan terlihat pada laporan google analytic. Langkah-langkah sederhana untuk setingan google tag manager adalah sebagai berikut:
    Login ke google tag manager dan klik “new account”
    Kemudian setup container google tag manager untuk domain anda. Untuk container name berikan nama domain anda tanpa tanpa dotcom. Pilih webpage untuk blog atau apabila anda mendaftarkan untuk aplikasi mobile anda maka pilih mobile apps. Isi url domain anda dan pilih zona waktu di aman anda berdomisili supaya laporan nya akurat sampai ke anda. Terakhir adalah create account and container.

    Kemudian anda akan melihat script yang harus anda letakkan di template website anda tepat setelah atau di bawah opening body <body>. Anda bisa memilih untuk melakukan sinkronisasi analisa data pengunjung blog anda dengan memilih icon tag google analytic atau hanya untuk verifikasi google webmaster tools pilih “Add tags later”.

    Penjelasan berikut adalah melakukan sinkronisasi dengan google analytic. Kode google analytic yang telah anda cantumkan di closing head </head> sebelumnya harus anda hapus agar kode analytic tidak double.
    Letakkan kode/script google tag manager di template setelah <body>
    Save template dan tekan ctlr+F5. Khusus untuk blogspot, apabila masih error ubah kode nya seperti dibawah ini:
    Kembali ke google tag manager, buat kontainer untuk google analytic dan jangan lupa centang firing rules.

    Kemudian “create version” dari tag yang anda buat dan cek dulu sebelum publish apakah tag manager untuk google analytic aktif atau tidak.

    Klik “preview”dan klik nama domain anda. Setelah itu lihat hasilnya preview.

    Setelah tag google analytic berhasil aktif langkah selanjutnya “exit preview mode” dan publish tag anda.

    Anda juga bisa seting user_id google analytic melalui google tag manager dengan fasilitas macro. Saya akan menjelaskan lebih lanjut tentang google tag manager khusus pada artikel google tag manager.

    Hasil Verifikasi Setelah melakukan verifikasi dengan metode yang kita pilih diatas, kita bisa melihat hasilnya dari google webmaster tools seperti dibawah ini.

      Dan ini adalah screenshoot dari salah satu domain yang saya miliki. Semakin banyak atau lengkap metode verifikasi yang kita lakukan maka kepemilikan atas domain semakin kuat seperti yang saja jelaskan di atas. Namun bukan berarti anda harus melakukan semua metode verifikasi tersebut. Pilih yang memang tersedia untuk anda.

      Kesimpulan
      Panduan google webmaster tools bagian 1 ini saya buat cukup hanya sampai di Cara Verifikasi Blog di Google Webmaster untuk menghindari postingan yang terlalu panjang yang mungkin bisa berakibat anda sebagai pembaca bosan untuk membaca artikel ini. Bagian pertama panduan GMT ini merupakan langkah pertama yang paling penting untuk anda memperkenalkan blog atau website anda ke google search engine. Setelah melakukan beberapa tahapan diatas, anda tinggal memantau perubahan yang terjadi pada blog anda.
      Apabila ada masukan dan kritikan mengenai panduan google webmaster tools ini, anda bisa layangkan di kolom komentar di bawah ini. Untuk pertanyaan yang lebih detail anda bisa membuat postingan pertanyaan. Saya sangat berharap anda bisa sukses dengan blog anda.